+62 370 641134
Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Mataram Memperingati HUT Kota Mataram Ke 28 Tahun 2021
Author : Admin
Views : 1
Tanggal : 30 Agt 2021

 

Rapat Paripurna Dalam Rangka Penyampaian Pidato Wali Kota Mataram Memperingati HUT Kota Mataram Ke 28 Tahun 2021 

Mataram- Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menyampaikan pidato dalam rangka memperingati HUT Kota Mataram ke-28 dengan DPRD Kota  Mataram Secara Virtual yang berlangsung di Aula Pendopo Wali Kota Mataram. Hadir pada acara tersebut Wakil Wali Kota Mataram TGH. Mujiburrahman Jajaran Anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Kota Mataram H. Effendy Eko Saswito, beserta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kesempatan tersebut Wali Kota H. Mohan Roliskana menyampaikan tahun 2021 menjadi tahun yang bersejarah bagi Kota Mataram, karena disituasi pandemi berhasil menggelar  Pilkada serentak untuk memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota. yang akhirnya membawa H. Mohan Roliskana dan TGH. Mujiburrahman mengemban amanah untuk periode 2021-2026.

Peralihan pimpinan ini tentu disertai dengan penyesuaian diberbagai sektor, dan memastikan bahwa kepentingan masyarakat menjadi prioritas utama di atas kepentingan pribadi  atau golongan, dan memiliki komitmen yang sama, dan tujuan yang sama.

Memasuki usia yang ke 28 tahun, Kota Mataram telah ditempa begitu  banyak ujian, namun berhasil bangkit kembali. Ketika tahun 2018 mengalami bencana gempa bumi, pertumbuhan ekonomi Kota Mataram sempat mengalami penurunan menjadi 4,98%, namun tahun 2019 kembali mengalami kenaikan menjadi 5,58%.

Ditengah situasi pandemi yang pastinya berimbas pada sektor ekonomi Kota Mataram, pada tahun 2020 mengalami kontraksi sebesar minus 5,5%. Dibidang pembangunan sarana dan prasarana terjadi peningkatan yang cukup signifikan terhadap pembangunan jaringan jalan dan jambatan yang melampaui target yaitu sebesar 85% walaupun terjadi refocusing anggaran akibat pandemi Covid-19.

Demikian pula pada halnya dengan luas kawasan kumuh perkotaan, pada tahun 2020 sisa kawasan kumuh di Kota Mataram seluas 112,6 Hektar yang tersebar di 20 kelurahan, pada sisi pengelolaan anggaran dapat disampaikan bahwa pandemi sejak awal tahun 2020 berpengaruh terhadap capaian target pendapatan daerah terutama yang bersumber dari pajak daerah yang tidak mencapai target sebagaimana telah ditetapkan dalam APBD tahun anggaran 2020.

Pada tahun 2020, capaian realisasi pendapatan sebesar 1,396 triliun rupiah lebih atau 102.60% dari target yang ditetapkan sebesar 1,389 triliun rupiah lebih. Pendapatan asli daerah yang menjadi gambaran kemandirian daerah yang ditargetkan sebesar 306 milyar rupiah berhasil terealisir sebesar 363 milyar rupiah lebih atau 118,5%.

Disisi lain, situasi pandemi harus ditindak lanjuti dengan pengalokasian penggunaan APBD tahun anggaran 2020 untuk pencegahan covid-19, pemulihan ekonomi serta jaringan pengaman sosial kedalam belanja tak terduga melalui peraturan Wali Kota berdasarkan arahan pemerintah pusat.

Relokasi dan refocusing anggaran program kegiatan SKPD telah dilaksanakan 2 kali yaitu sebesar 31 milyar rupiah lebih dan sebesar 106 milyar sehingga total anggaran yaitu refocusing sebesar 136  milyar rupiah lebih.

Belanja daerah tahun 2020 sendiri terealisasi sebesar 1,454 triliun rupiah lebih dan target sebesar 1,493 triliun rupiah lebih atau sebesar 97,38%

Wali Kota menyampaikan sebagai kepala Daerah yang baru, telah menetapkan visi Kota Mataram adalah terwujudnya mataram yang Harmonis, Aman, Ramah, Unggul dan Mandiri (HARUM). Implementasi dari visi tersebut wujud dalam satu peristiwa penting yang terlaksana tahun ini. Yaitu  diajukan dan ditetapkan RPJMD Kota Mataram tahun 2021-2026 yang menjadi instrumen hukum yang jelas dalam mengimplementasi program dan kegiatan pemerintah dalam rangka percepatan pembangunan serta peningkatana pelayanan kepada publik.

Lebih lanjut Wali Kota berharap visi bersama ini untuk mewujudkan Kota Mataram yang maju dan mensejahterkan rakyatnya, kota harmonis dan membahagiakan.

Selain itu Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana menjelaskan berbagai macam penghargaan yang telah diterima Kota Mataram sebagai bentuk apresiasi atas kinerja. Dibidang Keuangan, penghargaan atas diraihnya opini WTP atas hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemda tahun anggaran 2019 oleh BPK menjadi yang kelima kalinya diterima oleh Kota Mataram.

BKD Kota Mataram juga menerima penghargaan terbaik kedua sebagai Mitra Kerja terbaik dalam penyampaian LKPD  tahun 2019 lingkup Kantor Wilayah Drektorat Jendral Pembendaharaan Provinsi NTB pada 21 Oktober 2020

Di bidang hukum Kota Mataram juga menerima penghargaan piagam Kota Peduli  HAM dari Kementrian Hukum dan HAM RI pada peringatan hari HAM sedunia ke 72  pada 14 desember 2020 menjadi yang ke 6 kalinya berturut-turut.

Kota Mataram juga menerima   Penghargaan TOP 46  pada Kompotisi pengelola pengaduan pelayanan publik  tahun 2020 dan kementrian PAN dan RB pada bulan November 2020

Pada HUT Kota Mataram ke -28 juga akan diluncurkan diantarnya
1. Mataram Siaga yaitu aplikasi  kanal untuk pengaduan masyarakat  secara terpusat, setelah sebelumnya adanya layanan telpon 112 dan Mataramku LAPOR, dengan satu kanel terpusat diharapkan masyarakat bisa lebih mudah memberikan laporan maupun pengaduan melalui satu aplikasi.
2. Tanda Tangan Elektronik. Dalam mendukung penerapan tanda tangan digital di setiap transaksi elektronik pada setiap OPD di lingkup Kota Mataram.
3. Titik Nol Kota Mataram, Konsep pembangunan tugu dan taman titik nol  kilometer Kota Mataram itu sarat  dengan kearifan lokal tugu dengan warna emas menunjukan khas suku sasak lombok serta lambang bintang yang menandakan warga Kota Mataram yang religius

Diakhir sambutannya Wali Kota menjelaskan  sejalan dengan tema HUT Kota Mataram ke -28 yang menyusun tema " Bersama menghadapi pandemi covid-19 menuju Mataram Harum" dan berharap untuk berupaya untuk menguatkan ikatan persaudaraan dan komitmen untuk menjaga keamanan dan kondusifitas guna menjamin kegiatan pembangunan berjalan lancar demi masa depan yang lebih baik bagi Kota Mataram.(*)