+62 370 641134
ppid@mataramkota.go.id
FPRB Dibentuk: Pastikan Pembangunan Daerah Berbasis Pengurangan Risiko Bencana
Author : Admin
Views : 1
Tanggal : 01 Des 2022

 

FPRB Dibentuk: Pastikan Pembangunan Daerah Berbasis Pengurangan Risiko Bencana Mataram,. - Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kota Mataram resmi dikukuhkan oleh Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dengan ketua H Didi Sumardi. Dalam kegiatan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kota Mataram Mahfudin Noor menyampaikan FPRB memiliki visi untuk memastikan pembangunan daerah berbasis pengurangan risiko bencana. “Sehingga dalam keanggotaanya, FPRB terdiri dari perwakilan lembaga usaha, akademisi, organisasi kemasyarakatan, media massa, organisasi profesi/keahlian, legislatif, yudikatif, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan relawan penanggulangan bencana.” Ujarnya di Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Kamis (1/12/2022). Dengan kelengkapan unsur masyarakat tersebut, kelembagaan penanggulangan bencana dapat bersinergi dengan pemerintah daerah, dunia usaha dan masyarakat. Baik dalam merumuskan kebijakan yang berlandaskan pada pengurangan bencana maupun dalam penanganan teknis di lapangan. Selain itu, FPRB memastikan masyarakat diberdayakan dengan maksimal, dengan menempatkan masyarakat sebagai subjek pembangunan. Dengan membuat perencanaan partisipatif dengan mengedepankan kebutuhan masyarakat sebagai prioritas pembangunan berdasarkan kajian pembangunan yang komprehensif. Sementara itu, Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menjelaskan permasalahan bencana di Kota Mataram memiliki siklus tahunan. Dengan pembentukan forum ini, Ia berharap setiap potensi bencana akan cepat terdeteksi dan mampu disikapi dengan cepat. Ia juga optimis setiap unsur akan berperan dalam membuat kebijakan yang baik untuk masyarakat. Sistem penganggaran dan perencanaan pembangunan yang memperhatikan dampak kebencanaan akan semakin terakomodir dengan adanya forum ini. “mudah-mudahan FPRB dapat melaksanakan tugas baik, dengan menghasilkan rumusan pembangunan yang mengurangi resiko kebencanaan secara masif.” tutur Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana. *(TK-Diskominfo)